Bisnis,  Hukum Bisnis

Badan Usaha PT atau CV Baik yang Mana?

Pengusaha, jangan sampai bingung memilih badan usaha PT atau CV. Pelaku usaha memiliki banyak alternative untuk memilih bentuk usaha apa yang digunakan untuk menjalankan kegiatan usahanya. Beberapa diantaranya adalah Persekutuan komanditer (CV) dan Perseroan Terbatas (PT). Secara awam kedua bentuk usaha ini memiliki karakter yang hampir sama. Namun pada dasarnya mereka itu berbeda.

Banyak pengusaha pemula yang memilih mendirikan CV dengan alasan, modalnya masih sedikit. Sudah menjadi informasi umum, bahwa dalam membuat PT, perlu modal disetor minimal 50 juta rupiah. Bagi pengusaha pemula, jumlah tersebut tentunya sangat berat. Dibandingkan dengan CV, tidak ada ketentuan minimal jumlah modal yang disetor. Tapi apakah hanya itu pertimbangan memilih badan usaha PT atau CV? Berikut ulasan dari saya.

 

Perbedaan CV dengan PT

CV dan PT secara hukum merupakan dua jenis badan usaha yang berbeda, meskipun terlihat sama dalam praktiknya. Sama-sama terbentuk berdasarkan perjanjian dan diatur dalam undang-undang akan tetapi CV buka merupakan badan hukum seperti PT. Bentuk usaha CV diatur dalam Pasal 19-35 KUHD. Pada CV terdapat beberapa sekutu diantaranya sekutu komplementer yang bertindak sebagai pengurus dalam CV dan sekutu komanditer atau sekutu pasif yang hanya memberikan modal dan tidak ikut mengurus kegiatan oprasional CV. Sekutu komplementer tidak hanya melakukan penanaman modal akan tetapi juga aktif dalam kegiatan oprasional CV sehingga mereka memiliki tanggung jawab penuh sampai pada harta pribadi, sedangkan sekutu komaditer hanya bertanggung jawab sebatas pada modal yang ditanam dalam CV.

Sedangkan bentuk usaha PT diatur dalam UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Sebagai badan hukum atau rechpersoon maka PT dianggap sebagai subjek hukum yang bisa melakukan segala tindakan hukum atas namanya sendiri melalui organ-organ pengurus. PT merupakan subjek hukum mandiri yang terbentuk melalui penyertaan modal. Sama seperti CV yang memiliki pengurus aktif dan pasif, dalam organ PT juga terdapat pengurus aktif yaitu Direksi dan Komisaris yang mengurusi segala kegiatan usaha PT dan pemegang saham yang tidak ikut serta dalam pengurusan dan hanya menanamkan saham pada PT.

 

Baca Juga :

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Kamu Tergolong yang Mana?

 

PT (Badan Hukum) CV (Non-Badan Hukum)
Mendapat pengesahan dari Kementrian Hukum dan HAM Hanya di daftarkan di pengadilan negeri setempat
Terdapat pemisahan hak dan kewajiban yang jelas antara PT dengan pendirinya Tidak ada pemisahan hak dan kewajiban yang jelas antara CV dengan para pendirinya
Tidak memungkinkan 2 PT memiliki nama yang sama Dimungkinkan 2 CV atau lebih memiliki nama yang sama
Dapat menarik modal dari masyarakat melalui mekanisme pasar modal (IPO) Tidak dapat menarik modal dari masyarakat
Dapat menarik investor asing (PMA) Tidak dapat menarik investor asing

Dasar Pertimbangan Pilih Badan Usaha PT atay CV

Terus apa yang bisa jadi bahan pertimbangan untuk badan usaha PT atau CV? Perhatikan hal-hal berikut ini :

1. Sesuaikan dengan tujuan

Mau dibawa kemana sih, hubungan kita? Eh, salah. Mau di bawa kemana sih, bisnis kalian? Membangun sebuah bisnis, tentunya didukung dengan visi dan misi yang jelas. Saya yakin, setiap pengusaha yang baca artikel ini pasti sudah menentukan visi dan misinya terkait usaha yang harus dicapainya.

Apa hubungannya visi misi dengan penentuan membuat CV atau PT? Begini sahabat-sahabatku, sudah saya jelaskan di atas kan, kalau PT itu badan usaha yang berbadan hukum. Artinya, selain dari pertanggungjawabannya yang terpisah dengan harta pribadi, PT juga lebih mudah dijual belikan karena merupakan subyek hukum tersendiri. Apa maksudnya subyek hukum tersendiri? PT terdiri dari kumpulan pemegang saham dengan pengambil keputusan direktur dan pengawasnya komisaris. Orang-organ tersebut saling bersinergi sehingga lebih mudah dipindah tangankan, dihibahkan, atau pun diwariskan dalam bentuk saham.

Sedangkan CV yang terdiri dari sekutu pasif (pemilik modal) dan sekutu aktif (pelaksana usaha atau pendiri) susah dipindah tangankan karena pertanggung jawabannya mencangkup harta pribadi pendiri juga.

2. Sesuaikan dengan skala bisnis

Skala bisnis dalam hal ini tidak hanya terkait dengan modal saja. Tapi lebih kepada target penjualan atau pelayanan dan arena penjualan. Jika bisnis sahabat pembaca cukup menangani kebutuhan pasar lokal untuk perorangan saja, menurut saya badan usaha CV sudah cukup.

Tetapi, jika usaha sahabat pembaca ingin merambah pasar lebih luas dengan target penjualan atau pelayanan tidak hanya sebatas perorangan saja, sahabat pembaca bisa mempertimbangan bentuk badan usaha PT sebagai payung usaha sahabat.

Sudah saya jelaskan di atas juga, kalau badan usaha benbentuk PT, sahabat bisa menghimpun dana atau modal dari masyarakat dalam bentuk saham. Lingkup penjualannya pun otomatis lebih luas. Badan usaha bentuknya PT, juga bisa menarik investor asing untuk mengembangkan usaha. Sedangkan bentuk CV tidak bisa.

3. Sesuaikan dengan modal

Nah, mungkin ini yang memang paling banyak dijadikan pertimbangan. Bolehlah, bikin CV dahulu kalau modalnya masih tipis. Baru kalau modalnya terkumpul bikin PT.  Seperti yang saya katakan di atas. CV tidak memiliki ketentuan jumlah modal minimal dan yang harus disetor. Sedangkan  dalam mendirikan PT,  sahabat wajib memiliki modal minimum sebesar Rp50 juta dan menyetorkan 25% ke rekening perseroan.

Konsekuensi Pajak

Karena pajak adalah mekanisme tersendiri, maka saya pisah dari uraian di atas. Pajaknya besar mana? PT atau CV? Jelas PT dong, modalnya saja sudah ditentukan. Skala dan cakupan bisnisnya juga lebih besar. Dan yang juga harus diperhatikan, karena pertanggungjawaban PT terpisah dari harta pribadi, maka pajak PT dan pajak penghasilan pemilik juga dipisahkan. Sedangkan pada CV, pajak pemilik tidak dikenakan karena tidak ada pemisahan harta antara harta CV dengan pemilik.

Badan Usaha PT atau CV?

Mau PT atau CV yang penting dalam usaha tentu saja adalah keuntungan. Dari paparan diatas mungkin bisa dijadikan pertimbangan untuk menentukan memilih badan usaha PT atau CV.

Lifestyle Blogger Indonesia yang tinggal di Madiun Jawa Timur.

21 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *