Life,  Parenthood

Imunomodulator Pilihan untuk Anak yang Aman Digunakan Jangka Panjang

Imunomodulator? Apa itu? Sebagai orang yang latar belakang pendidikannya bukan kesehatan, aku asing banget dong, dengan kata imunomodulator. Tapi ya, tapi ya, tapi…. sejak punya anak aku semangat banget belajar ilmu kesehatan, psikologi, agama dan ilmu apapun deh pokonya yang bisa menunjang kegiatan parenting-ku pada anakku. Kenapa aku se-semangat itu belajar? Karena bagiku, parenting adalah investasi jangka panjang bahkan bisa dikatakan investasi dunia akhirat.

 

Parenting itu Investasi Jangka Panjang

Ada satu hadist yang jadi semangatku dalam parenting, nih… “Apabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal: sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat sesudahnya atau anak yang shalih yang mendo’akannya” (HR. Muslim). Anak yang shalih yang mendoakannya, itu yang seharusnya menjadi alasan, kenapa orang tua rela bersusah payah mendidik dan membesarkan anaknya. Jawabannya, agar didoakan. Agar kelak anak selalu mengenang kita sampai berdoa tiada henti untuk kita, sebagai orang tua kita harus menbwrikan nilai-nilai kehidupan yang baik untuk anak kita.

Sebagai umat muslim, aku juga percaya dengan ayat ini :Q.S. Annisa ayat 9: “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. Maaf, aku sebenarnya kurang kompeten untuk menerjemahkan hadist ataupun kitab suci Al-Quran. Tapi mempertegas bahasan parenting itu investasi dunia akhirat, ternyata dalam Al-Quran pun orang tua sudah diminta untuk tidak meninggalkan anak-anak dalam keadaan yang lemah. Anak-anak kita harus kuat baik dari sisi lahir maupun batin serta fisik maupun mental. Oleh karenanya, kita sebagai orang tua harus belajar dan berusaha untuk mewujudkannya meskipun kita tidak tahu kapan mendapatkan hasil terbaiknya.

Program Parenting : Mendukung Tahapan Tumbuh Kembang si Kecil

Salah satu program parenting yang aku jalankan yaitu mendukung tahapan tumbuh kembang anakku. Prinsip dasar yang aku pegang dalam mendukung tumbuh kembangnya yaitu tidak membandingkan tahapan yang sedang anakku lalui dengan tahapan yang dilalui anak orang lain. Misalnya, anak Raditya Dika tuh umur 11 bulan sudah bisa jalan (aku tahu dari youtube). Sedangkan anakku, sekarang 12 bulan sedang belajar berdiri tegak tanpa pegangan.

Meskipun begitu, aku juga butuh rambu-rambu untuk memantau tumbuh kembangnya. Misalnya, untuk pertumbuhannya aku mengacu pada KMS yang didapat dari puskesmas. Standar ideal berat, panjang, dan lingkar kepala kan semua sudah ada di KMS. Kalau ada masalah, baru dicari solusinya.

Begitu pula dalam memantau milestones-nya aku juga punya acuan dari buku dan juga dokter anak. Selain membaca, aku suka ikut kulWA tentang parenting dan dengerin youtubenya ahli seperti dr. Tiwi. Kalaupun nyimak blogger atau vlogger lain hanya menyimak pengalamannya bukan sebagai acuan untuk dibandingkan. Kalau KulWa, banyak deh. Salah satunya yang terbaru kemarin kulWAnya dr. Pinansia yang membahas perisipan anak menuju dua tahun. Nanti akan aku bahas di artikel lain ya.

Kalau buku, ada banyak banget buku parenting yang aku punya. Salah satu buku yang jadi peganganku untuk optimasi perkembangannya yaitu Buku Tuntas Motorik Investasi Sepanjang Hayat karya Ani Christina. Dalam buku tersebut diterangkan bahwa ternyata, motorik itu nggak boleh diremehkan. Bisa jadi, susahnya baca tulis, sulitnya konsentrasi, seringnya barang hilang, bicaranya yang lambat, dan emosinya yang labil disebabkan karena motoriknya belum tuntas. Nah, motorik disini merupakan suatu hal yang kompleks tentang gerakan tubuh si kecil.

Gerakan tubuh tersebut misalnya, anak 12 bulan normalnya anak mampu berdiri sendiri, berjalan dengan berpegangan satu tangan dan bisa mengambil benda kecil dengan ujung ibu jarinya. Alhamdulillah, anakku sudah bisa melakukannya. Sekarang aku fokus pada stimulusnya menuju usia 18 bulan. Normalnya menurut buku itu usia 18 bulan si kecil normalnya sudah bisa berlari. Wow, secepat itu perkembangannya.

Oh ya, tabel di bawah ini aku dapet waktu kulWA bersama dr. Pinan. Aku tekankan sekali lagi ya, kalau masalah tumbuh kembang aku selalu menggunakan standarnya ahli yaitu dokter anak atau psikolog anak. Tabel ini agar para Moms bisa mendapat gambaran bahwa sebegitu kompleks tumbuh kembang anak sehingga kita para Moms, bisa lebih siap akan tindakan yang diambil menghadapi fase demi fase tumbuh kembang anak agar lebih optimal.

Sumber : kulWA dr. Pinan

Nah, menyimak tumbuh kembang anak yang begitu pesat, orang tua juga perlu untuk terus belajar agar tahu bagaimana menyikapi setiap perkembangan di usia anak. Apalagi, di usia emasnya. Selain itu, menjaga kesehatan anak juga menjadi PR bagi orang tua. Agar tumbuh kembangnya optimal, aku harus tubuhnya agar tidak mudah sakit. Apalagi, di tengah pandemi seperti ini. Khawatir pasti iya. Tapi sebagai Super Mom, harus tetap semangat demi anak yang akan jadi generasi penerus bangsa nantinya.

 

 

Menjaga Kesehatan Anak Untuk Optimalkan Tumbuh Kembang

Perlu diketahui, sistem imun bayi belum tumbuh secara sempurna. Sehingga penting sekali untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya agar tidak gampang sakit. Caranya bagaimana?

Imunomodulator untuk Mengaktifkan Sistem Imun

Ternyata IMUNOMODULATOR adalah jawaban yang tepat untuk meningkatkan kekebalan tubuh si kecil. Imunomodulator adalah zat yang berfungsi memodulasi atau mengubah sistem imun tubuh menjadi normal. Maka obat imunomodulator bisa berperan untuk menguatkan sistem imun tubuh (imuno stimulator) atau menekan reaksi sistem imun yang berlebihan (imuno supresan). By the way, kalau nggak belajar parenting aku nggak tahu apa itu IMUNOMODULTAOR.

IMUNOMODULTAOR itu berbeda dengan Immunebooster dan vitamin. Imunobooster atau juga dikenal dengan istilah imunostimulan merupakan substansi (obat maupun nutrien) yang berfungsi untuk memacu tubuh dalam meningkatkan sistem imun terutama sistem fagositik dengan meningkatkan perlawanan terhadap patogen untuk mencegah terjadinya infeksi. Kalau multivitamin hanya berfungsi melengkapi kebutuhan vitamin dalam tubuh saja.

Ingat! IMUNOMODULATOR itu, untuk memperbaiki sistem imun dengan mengoptimalkan produksi antibodi. Optimasi antibodi ini penting banget untuk menjaga daya tahan tubuh buah hati. Sebab kekebalan sistem imun mereka masih belum sempurna.

 

STIMUNO : Imunomodulator yang Aman Dikonsumsi Jangka Panjang

Sudah paham apa itu imunomodulator? Kalau gitu mengkonsumsi imunomodulator penting dong, untuk mengoptimalkan produksi antibodi. nah, fungsi imunomodulator untuk mengoptimalkan disini tidak hanya tentang menambah kekuatan sistem imun. Tapi, lebih kepada menyimbangkan. Kalau kurang ditambah, kalau lebih ya dikurangi.

Nah, di tengah pandemi seperti ini penjagaan tubuh harus diperkuat supaya virus, kuman, bakteri, dan pasukan-pasukannya nggak masuk dalam tubuh. Kalau udah kaya gini, jangan salah pilih imunumodulator, ya Mom. Harus yang pas. Harus yang aman dikonsumsi jangka panjang. Jadi, sebagai Super Mom, harus cerdas nih memilih yang terbaik untuk anaknya. Terus apa dong produk yang pas?

Menurut Dr. Raymond R. Tjandrawinata, Molecular Pharmacologist dan Peneliti Biomolecular Sciences sekaligus Executive Director Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) yang merupakan lembaga riset Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) mengatakan, “Dari hasil uji klinik yang dilakukan di beberapa negara termasuk Indonesia, Stimuno aman digunakan dalam jangka panjang untuk mencegah virus masuk dalam tubuh.” Lebih rincinya, simak tabel infografis berikut :

Stimuno Hadir Menemani Perjalanan Panjang Parenting-nya Super Mom

Memiliki anak adalah suatu anugrah sekaligus amanah. Perjalanan parenting atau pengasuhan itu begitu panjang dan berliku. Elemen penting dalam parenting menurutku adalah akhlaq, ketangguhan, kecerdasan, dan kesehatan. Kesehatan adalah pondasi penting untuk menunjang kecerdasan dan tumbuh kembang yang optimal. Keduanya pun tidak lengkap tanpa akhlaq atau karakter yang baik dan ketangguhan dalam menghadapi dinamika kehidupan. Lagi-lagi, untuk belajar itu anak butuh tubuh yang sehat. Seperti kata pepatah di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat.

Kehadiran #StimunoPenjagaImun membuat Para Super Mom ini merasa dipeluk dan didengar untuk mewujudkan anak-anak yang sehat. Karena menjaga kesehatan anak mamang tidak mudah. Terlebih, menghadapi anak yang lincah dan gemar bereksplorasi, terkadang kita sebagai orang tua tidak tahu ada kuman masuk saat dia tengah belajar. Berkat #StimunoPenjagaImun, Super Mom jadi #GakTakutSakit kalau si kecil sedang asik mengembangkan potensinya. Apalagi kotor-kotoran bersama alam.

#MomiXStimuno : Semoga selalu bisa berkolaborasi untuk membentuk generasi yang sehat, aktif, dan cerdas.

Catatan Penting

  • #STIMUNO dapat dikonsumsi mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
  • #STIMUNO Sirup bisa dikonsumsi oleh anak mulai usia 1 tahun.
  • #STIMUNO kapsul bisa dikonsumsi oleh anak (bagi yang sudah bisa menelan kapsul) juga orang dewasa.
  • #STIMUNO tidak bisa dikonsumsi Ibu hamil.
  • Keterangan lebih lanjut tentang penggunaan #STIMUNO, silahkan hubungi dokter terdekat!

 

 

#StimunoPenjagaImun #GakTakutSakit#MomiXStimuno

Sumber :

https://nasional.tempo.co/amp/1324170/ahli-nyatakan-imunomodulator-aman-untuk-cegah-infeksi-virus

https://health.detik.com/advertorial-news-block/d-4961738/ahli-nyatakan-imunomodulator-aman-untuk-cegah-infeksi-virus

https://www.alodokter.com/stimuno-anak

https://sahabatdexa.com/stimuno

Aku ingin bercerita tentang hukum yang bisa kita rasakan di sekitar kita dan hal-hal yang membuat hidup kita jadi lebih bermakna dan berwarna

8 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *