Kesehatan,  Personal

Hidup Sehat dengan Modena

Belakangan istilah New Normal menjadi tidak asing di telinga kita. Pemerintah pun akhirnya mengganti istilah serapan dari Bahasa Inggris itu menjadi Adaptasi Kebiasaan Baru. Achmad Yurianto, selaku Juru Bicara Pemerintah Indonesia dalam Penanganan Covid-19 mengatakan bahwa masyarakat harus menjaga produktivitas di tengah pandemi virus corona dengan tatanan atau kebiasaan baru.

Kebetulan salah seorang dokter yang juga temanku sendiri yaitu dr. Lutfi Aulia Rahman, pada 28 Juli 2020 kemarin mengadakan kuliah WA dalam rangka sosialisasi bagaimana Menjaga Daya Tahan Tubuh Di Tengah Adaptasi Kebiasaan Baru. Disitu dr. Lutfi menjelaskan tentang penyesuaian pola kehidupan yang baru di era pandemi Covid-19 ini.

Kata dr. Lutfi, yang perlu dipahami adalah kondisi baru ini bukan berarti virusnya sudah hilang sama sekali. Justru virus akan lebih cepat bergerilya jika kita tidak mematuhi protokol kesehatan dengan benar. Kondisi baru ini artinya masyarakat harus tetap  produktif dengan tidak mengabaikan rambu-rambu kesehatan.

Apa saja yang bisa kita lakukan? Aku bakal bagi info yang aku dapet dari dr. Lutfi, nih. Sekalian aku juga bakalan cerita bagaimana penerapan pola hidup sehat dalam keluargaku dalam rangka menyambut adaptasi kebiasaan baru. Sedih juga ya, sampai sekarang belum ditemukan vaksin untuk Covid-19. Tapi mau bagaimana lagi, waktu terus bergerak. Kita tidak bisa hanya berdiam diri menanti virus corona ini pergi. Satu-satunya cara memang kita harus segera adaptasi dan memulai hidup baru yang lebih produktif dengan tanpa mengabaikan protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan.

dokumen infografis tentang pencegahan pesebaran virus corona disampaikan oleh dr. Lutfi Aulia Rahman disunting oleh JurnalJihan

Begini Pola Hidup Sehat Dalam Keluarga Kami

Virus Corona begitu mudah menyebar saat daya tahan tubuh menurun. Jadi, paling sederhana tugas kita adalah menjaga daya tahan tubuh. Menjaga daya tahan tubuh memang sebaiknya tidak hanya dari sisi kebersihan saja. Nutrisi yang cukup juga harus diperhatikan. Selain menggunakan masker, menjaga jarak dengan orang lain dan sering cuci tangan, kebiasaan yang aku lakukan bersama keluarga antara lain:

 

Belanja Online atau di Warung Dekat Rumah

Untuk meminimalisir,  kerumunan kami memillih belanja online atau di warung dekat rumah. Alasannya untuk menghindari kerumunan. Belanja online juga dirasa hemat waktu dan bisa dilakukan kapanpun. Untuk sayur dan lauk-pauk, kami memang tidak bisa lepas dari pasar. Hanya untuk meminimalisir intensitas, kami hanya pergi seminggu sekali dan bahan2 yang kurang beli di warung dekat rumah.

 

Olahraga di Tempat Sepi

Sebelum pandemi, kami paling suka olah raga renang. Aku tanyakan dr. Lutfi, masih boleh sih renang saat pandemi gini. Tapi bukan di kolam renang yang ramai. Jadi memang harus cari fasilitas kolam renang yang membatasi jumlah pengunjungnya. Sedangkan olahraga hariannya, kami memilih jalan santai dan senam ringan di taman dekat rumah. Kalau pagi-pagi, di sana pasti sepi banget.

 

Mengatur Aktifitas Malam

Dulunya aku suka nulis di malam hari. Ternyata memang tidak baik untuk tubuh. Malam adalah  waktunya istirahat. Maka aku set ulang jadwalku, agar bisa tidur nyenyak di malam hari. Kalau suamiku sendiri, sih malah udah bagus jadwal tidurnya sejak sebelum pandemi.

Menyetal Alarm Batasan Screen Time

Meskipun sekarang aku bekerja dengan media sosial, aku juga menerapkan Batasan screen time. Selain meminimalisir informasi yang kurang penting, juga berupaya menjaga mata agar tidak cepat lelah. Kalau mata cepat lelah, dampaknya ke sakit kepala sebelah. Akhirnya, lesu dan bikin daya tahan tubuh menurun. Sedangkan kalau terlalu banyak mengkonsumsi informasi yang kurang penting, kepala juga ikutan pening.

 

Mengurangi Makan di Luar

Bagiku, mengurangi makan di luar ini paling sulit. Karena aku sendiri juga kerja dan nggak bisa masak. Akhirnya, mulai belajar food preparation yang gampang aja.  Belajar juga bagaimana menyimpana makanan yang benar agar tidak cepat busuk ataupun tidak melebihi jangka waktu  penyimpanan dari yang seharusnya.

 

Mengurangi Kafein dengan Minum Jus

Aku suka banget sama teh dan kopi. Ternyata, dua jenis minuman itu bikin tubuh jadi gampang dehidrasi. Padahal, untuk menjaga daya tahan tubuh itu penting dengan menjaga asupan cairan. Sedikit demi sedikit, aku belajar mengurangi minum the dan kopi dong. Tapi emang nggak bisa kalau harus enggak sama sekali. Salah satu caraku untuk mengurangi adalah, dengan minum jus buah yang memang kaya akan cairan dan tinggi serat. Jadi selain membantu mencukupi cairan dalam tubuh, juga membantu untuk memperlancar proses pencernaan.

Minum Jus Ada Aturannya

“Jangan sembarangan minum jus kalau ingin nutrisi yang didapat maksimal,” begitu kata temanku yang pernah sekolah gizi. Rupanya, minum jus itu ada aturannya biar nutrisinya tetap terjaga. Dan ternyata, jus itu tidak boleh disimpan terlalu lama untuk menghindari oksidasi berlebih dan paparan sinar matahari. Ampas jus juga harus diminum karena justru, nutrisinya ada disitu. Nah, untuk mendapatkan cita rasa dan nutrisi jus terbaik tentu diperlukan alat terbaik pula. Seperti apa alatnya?

 

 

 

Alat Terbaik Untuk Membuat Jus dan MPASI

Kabar terbaik untuk teman-teman di masa pandemi ini, yang terus mengupaakan pola hidup sahat.  Ada kabar gembira, nih dari Modena Smart Living. Ternyata, produk blendernya ada loh yang bisa mengurangi oksidasi buah saat diblender. Ini yang bikin jus lebih segar. Disamping itu, mata pisaunya yang dilengkapi teknologi canggih juga bikin jus lebih halus. Jadi, nggak ada ceritanya minum jus pakai saring-saring ampas. Makin bahagia dong, menjalani gaya hidup sehat bersama Modena! Oke, sebelum aku jelasin panjang lebar tentang blender yang aku maksud ini, kita kenalan dulu sama Modena.

 

Kenalan sama Modena

Modena merupakan penyedia peralatan elektronik rumah tangga berkualitas tinggi yang menyasar pada segmen pasar kelas atas serta menengah atas dengan terus berupaya untuk menjadi yang terbaik di kelasnya. Modena hadir di Indonesia sudah lama loh. Sejak 1981 sampai sekarang, Modena sudah memiliki 20 kantor cabang di seluruh Nusantara.

MODENA secara berkesinambungan mengembangkan beragam produk yang diklasifikasikan ke dalam 3 lini kategori, yaitu cooking, cleaning & cooling. Setiap produk MODENA selalu mengedepankan aspek estetika desain, kaya akan fitur yang bikin pengguna termanjakan oleh kemudahan dan kenyamanannya. Selain itu, produk-produk Modena juga dilengkapi teknologi terkini yang ramah lingkungan. Jadi, memang nggak salah kalau produk-produk MODENA secara keseluruhan merupakan solusi cerdas dalam menciptakan smart living – sebuah kualitas hidup yang lebih baik.

 

Vacuum Blender Modena VB 1530 V

Semua produk Modena punya kualitas tinggi. Salah satunya adalah Vacuum Blender Modena VB 1530 V. Blender serbaguna dengan kapasitas 1,5 liter yang membantu kita saat membuat jus buah, smoothies, sorbet, saus, hingga Makanan Pendukung ASI (MPAS). Kalau buat MPASI, kebetulan anakku sekarang sudah bisa makan makanan dewasa jadi nggak kebagian gunain alat ini. Karena aku juga baru tahu ada alat secanggih ini. Jadi untuk Buibu yang lagi MPASI, nih! Beruntung banget sudah mengenal alat ini. Aku dan keluarga akhirnya butuh blender ini untuk membuat jus. Kenapa?

 

Keunggulan Vacuum Blender Modena VB 1530 V

Vacuum blender Modena VB 1530 V ini begitu canggih. Dari tampilan luarnya saja sudah tampak elegan dan modern dengan perbaduan warna hitam dan silver-nya. Makin keren lagi blender ini juga dilengkapi LCD display screen dan touch control panel. Dan Masih banyak lagi teknologi canggih yang dikemas dalam Vacuum Blender Modena VB 1530 V ini. Diantaranya :

Super Fine Blending

Vacuum blender Modena VB 1530 V ini menggunakan Hexa Blades yakni enam mata pisau berkualitas yang menjamin hasil yang halus sempurna. Jadi kalau tadi menurut anjuran jangan dibuang ampasnya, ya kalau pakai Vacuum blender Modena VB 1530 V nggak bakal dibuang, lah. Karena buahnya benar-benar hancur sampai halus.

Triple Safety System

Vacuum blender Modena VB 1530 V ini memiliki jaminan keamanan dalam penggunaan dengan Triple safety system; double safety lock, over heat safety serta auto shut-off sehingga kita tidak perlu khawatir dengan kemanan pisau yang tajam tersebut saat membersihkan Vacuum blender Modena VB 1530 V ini.

Long Last Fresh Storage 

Paling menarik adalah, Vacuum blender Modena VB 1530 V ini dilengkapi dengan Extra vacuum Jar untuk mempertahankan kualitas dan kesegaran bahan makanan lebih lama. Dengan fitur ini, hasil dari jus nampak terang dan kaya akan palet warna. Nutrisi 36% lebih tinggi jika dibandingkan dengan blender biasa. Sudah pasti, rasanya lebih segar menyamai bahan buah yang dicampurkan.

Adjustable Timer

Membuat kita lebih mudah untuk mengatur waktu Vacuum blender Modena VB 1530 V beroperasi.

Adjustable Speed

Kecepatan pisau pada Vacuum blender Modena VB 1530 V juga bisa kita atur maksimal hingga 10 level. Tentu dalam penggunaanya bisa disesuaikan dengan hasil yang diinginkan.

One Touch Smart Vacuum System

Smart Vacuum System hanya dengan satu sentuhan kita bisa mengoprasikan alat ini lebih mudah. Dimana Vacuum blender Modena VB 1530 V dilengkapi  empat menu otomatis yaitu  crush, clean, sauce, vacuum, dan juice. 

Penampilan elegan dan modern Vacuum Blender Modena VB 1530 V siap membuat Gaya Hidup Sehat kita di masa pandemi makin Bahagia

Secanggih Itu? Apa Perawatannya Nggak Ribet?

Dikutip dari Jakarta Piranti, perawatan Vacuum blender Modena VB 1530 V ini sama sekali nggak ribet. Kita perlu memperhatikan hal-hal berikut ini agar Vacuum blender Modena VB 1530 V  tetap awet menemani gaya hidup sehat kita dengan penuh kebahagiaan :

  1. Pisau Vacuum blender Modena VB 1530 V sangatlah tajam. Untuk itu, disarankan menyentuh pisau saat blender bekerja
  2. Produk ini sudah dirancang untuk menunjang keselamatan salah satunya dengan cara pisau dibuat agar tidak lepas dari produk.
  3. Tidak boleh merendam Vacuum blender Modena VB 1530 V karena rendaman air, bisa merusak komponen listrik di dalam blender.
  4. Tidak menggunakan detergen berbau tajam atau benda logam, abrasif untuk membersihkan Vacuum blender Modena VB 1530 V.
  5. Cara membersihkan Vacuum blender Modena VB 1530 V yang paling dianjurkan adalah, dengan lap badan Vacuum blender Modena VB 1530 V dengan lap kering atau lembab.
  6. Vacuum blender Modena VB 1530 V sebaiknya disimpan di tempat yang kering.
  7. Apabila kabel Vacuum blender Modena VB 1530 V rusak, hanya boleh diganti oleh teknisi modena.

 

Bagaimana Cara Belinya?

Kalau teman-teman cari di google dengan kata kunci Vacuum blender Modena VB 1530 V, ada banyak market place yang menjual produk ini. Tapi kalau teman-teman ingin membeli di website-nya langsung, bisa klik logo di bawah ini :

Selain blender, masih banyak lagi produk Modena Smart Living yang nggak kalah canggih. Seperti mesin pencuci piring, dispenser bio pad, kulkas smart sensor, dan lain sebagainya. Teman-teman bisa langsung cari tahu lebih lengkapnya dengan klik gambar di atas.

 

Sudah Bahagiakah Kita Hari Ini?

Kondisi pandemi seperti ini, memang mengkhawatirkan. Tapi kalau kita terus-terusan khawatir, kapan mau produktif? Adaptasi kebiasaan baru adalah bagaimana kita tetap produktif di masa pandemi dengan tidak mengabaikan pola hidup sehat. 
Jihan Fauziah, SH



Vidio berikut merupakan demo dari Modena, menyimak lebih detail Vacuum blender Modena VB 1530 V untuk hidup lebih sehat dan bahagia.

 

Sumber :

  1. Kulwa dari dr. Lutfi Aulia Rahman (dokter muda yang praktik di RSU Soedono Madiun)
  2. Website Modena
  3. Postingan di Jakarta Piranti
  4. Artikel Kumparan
  5. Vidio dari chanel youtube Modena
  6. Infografis dari website modena yang diolah Jurnaljihan.com

Tulisan ini diikut sertakan dalam lomba blog “Live Healthy be Happy” diselenggarakan oleh Modena Indonesia bekerja sama dengan Ibu Ibu Doyan Nulis.

 

 

 

Ibu satu anak yang lahir tahun 90'an. Menulis tentang keseharian sebagai Ibu dan berbagi sudut pandang sebagai praktisi hukum. Tertarik dengan isu dan gaya hidup perempuan.

12 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *