Hiburan,  Hukum

Menelaah Peristiwa Hukum Dari Bumi Manusia Karya Pramodya

Teman-taman, kalau baca bumi manusia kira-kira yang nancap di benak kalian apa? Novelnya berat? Sastra berat? Kalau yang begitu maafkan aku nggak punya timbangan untuk mengukur berat dan ringannya isi novel. Kecuali kalau memang yang kita bicarakan berat dalam artian matematika. Emang Novelnya tebal kan, jadi berat. Aku pribadi menangkap banyak peristiwa hukum yang terjadi dalam novel Bumi Manusia. Apa saja?

Status Anak dari Isteri Simpanan

Menurut Pasal 99 anka 1 Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam (“KHI”) disebutkan bahwa Anak yang sah adalah:
  1. anak yang dilahirkan dari perkawinan yang sah;
  2. hasil perbuatan suami istri di luar rahim dan dilahirkan oleh istri tersebut.

Kalau begitu pertanyaannya perkawinan yang sah itu seperti apa? Perkawinan yang sah itu dilakukan berdasarkan ketentuan agama dan dicatatkan ke kantor pencatatan sipil untuk non mulism dan di Kantor Urusan Agama untuk muslim. Itu zaman sekarang ya. Kalau perkawinanya nggak sah secara aturan perundang-undangan bagaimana?

Menurut Pasal 43 ayat (1) UU Perkawinan, yang menyatakan bahwa: Anak yang dilahirkan di luar perkawinan hanya mempunyai hubungan perdata dengan ibunya dan keluarga ibunya. Namun, sejak adanya Putusan Nomor 46/PUU-VIII/2010 pasal 43 UU Perkawinan berubah menjadi anak luar kawin tidak hanya punya hubungan perdata dengan ibu dan keluarga ibunya, tapi juga punya hubungan perdata dengan ayah dan/atau keluarga ayahnya selama dapat dibuktikan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan atau alat bukti lain menurut hukum bahwa laki-laki tersebut adalah ayah dari anak luar kawin tersebut.

Kembali dalam cerita Bumi Manusia. Seorang tokoh bernama Nyi Ontosoroh telah menjadi gundik atau simpanan seorang Belanda. Tentu saja menjadi simpanan artinya tidak ada pernikahan terjadi secara sah. Nyi Ontosoroh sendiri bisa menikah dengan Herman Mellema juga karena orang tuanya punya utang tidak sanggup membayar ya akhirnya Nyi Ontosoroh sebagai bayarannya. Tuan Mellema sebenarnya tidak pernah menyakiti Nyi Ontosoroh. Namun, Herman Mellema ini bukan pekerja keras. Kekayaan yang terlihat di keluarga mereka merupakan jerih payah Nyi Ontosoroh sendiri.
Masalahnya, dari pernikahan mereka yang belum dicatatakan pada waktu itu juga dianggap tidak sah oleh negara. Tidak begitu dijelaskan sebenarnya hukum pada waktu itu menganut yang mana.

Status Harta yang Dikumpulkan Nyi Ontosoroh

Perkawinan Minke dan Annelis Dianggap Tidak Sah

Annelis Dianggap di Bawah Umur

Siapa Saja Ahli Waris Herman Mellema?

 

Ibu satu anak yang lahir tahun 90'an. Menulis tentang keseharian sebagai Ibu dan berbagi sudut pandang sebagai praktisi hukum. Tertarik dengan isu dan gaya hidup perempuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *