Hukum Keluarga

Keadaan Ini yang Harusnya Bikin Perjanjian Kawin

Sering kali aku dengar orang bilang, “Ngapain bikin perjanjian kawin kaya niat mau cerai aja.” Eh, cerai beneran loh. Bercanda. Gini, loh… kita nggak akan pernah tahu bagaimana kehidupan kita dengan pasangan ke depannya. Misalnya di masa awal-awal menikah emang bangun dari nol sama-sama nggak punya harta, ya nggak menutup kemungkinan 10 atau 20 tahun lagi banyak harta yang sudah dikumpulkan. Apakah harta tersebut tidak rawan terjadi sengketa? Oke-oke, mungkin kalau antara kalian berdua bisa jadi enggak. Bagaimana kalau ada hubungannya dengan pihak ketiga? Misalnya……

Suami Isteri Sama-sama Pengusaha

Kalau suami isteri sama-sama pengusaha dan masing-masing punya usaha sendiri, hati-hati. Pengusaha besar pasti tahu lah, ya kalau namanya uang usaha sama uang pribadi dipisah. Teknisnya secara ilmu financial begitu. Kalau dalam ilmu hukum, benar-benar terlihat terpisah kalau jenis badan usahanya Perseroan Terbatas. Kalau nggak kepisah kan bahaya juga karena nggak jelas mana harta usaha, mana harta rumah tangga.

Suami isteri yang punya usaha sendiri-sendiri kan pertanggung jawabannya seharusnya juga sendiri-sendiri. Masalahnya, kalau nggak ada perjanjian pisah harta ya suami ikut kebawa-bawa loh. Misalnya isteri mau bikin NPWP sendiri untuk mendirikan usaha sendiri, ya orang pajak bakal minta perjanjian pisah harta dong. Karena NPWP isteri kan ngikut suami kalau nggak ada perjanjian pisah harta.

 

Gaji Isteri Lebih Banyak

Nah, kalau gaji isteri lebih banyak pertanyaannya Isteri rela enggak gaji itu seluruhnya dianggap harta bersama? Kan tanpa perjanjian pisah harta bukan isteri milik isteri sedang milik suami milik isteri, ya nggak gitu. tanpa perjanjian pisah harta atau perjanjian kawin, ya semua harta milik bersama. Sekalipun yang pendapatannya lebih besar isteri. Isteri pun kalau hendak mengajukan kredit juga harus izin suami dan sebaliknya. Ya gimana, punya gaji banyak tapi nggak bisa bebas ambil keputusan keuangan sendiri.

 

Salah Satu Dinyatakan Pailit

Lebih detail tentang apa itu kepailitan, akan aku ceritakan di lain postingan ya. Jadi gini loh, kalau suami pengusaha nih. Terus tiba-tiba nauudzubilah dinyatakan pailit dan sampai kenak harta pribadi, harta isteri juga terancam loh. Kecuali, kalau ada perjanjian kawin atau perjanjian pisah harta. Dengan adanya perjanjian itu harta isteri aman. Kalau cinta masih bisa diteruskan, ya kan masih bisa hidup pakai harta isteri selagi suami bangkit membangun bisnisnya lagi.

Baca Juga :
3 Kesalahan Ibu Bekerja. Aku Nggak Termasuk! Hehehe...

Jadi, Perjanjian Kawin itu

Perjanjian kawin atau perjanjian pisah harta nggak melulu bahas soal nanti kalau cerai ya. Tapi gimana biar harta suami dan isteri itu sama-sama aman terlebih kalau suami isteri sama-sama bekerja atau buka usaha sendiri.

Lifestyle Blogger Indonesia yang tinggal di Madiun Jawa Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *