Life

Kebaikan Alami Agar Active Mom Tidak Mudah Sakit

Maret 2020, perubahan ritme kehidupan terjadi dimana-mana. Awalnya aku sempat kaget, syok, kecewa karena beberapa rencana tertunda. Termasuk untuk memulai traveling bersama keluarga. Jenuh sudah pasti iya. Karena tidak bisa liburan dan keluar rumah sebebas-bebasnya. Aku masih keluar rumah karena urusan pekerjaan. Sekalipun pekerjaan mengharuskan keluar kota, ya tidak bisa mampir-mampir dan berada di kota itu agak lama. Selesai kerja, langsung pulang aja.

Rasa jenuh dan kesal, ternyata tidak hanya aku saja yang mengalaminya. Mendengar ocehan Mom lainnya di media sosial ternyata juga sama. Apalagi yang punya anak usia sekolah. Udah kerjaan kantornya dikerjakan dari rumah anaknya juga sekolah di rumah. Positifnya sih, orang tua jadi ikut andil dalam proses pendidikan anak. Perlu dipahami, pekerjaan Mom di masa pandemi ini jadi banyak sekali. Peluk online dulu ya, Mom.

Tidak hanya di kala pandemi saja. Sehari-hari aktifitas menjadi Mom juga tidak kalah merepotkannya. Apalagi Mom tanpa ART seperti aku ini. Aku dan suami memtuskan untuk mengurus rumah sendiri tanpa bantuan ART. Kami melakukannya berdua gotong royong bersama. Soal anak, kami juga bergantian mengasuhnya. Kebetulan jam kerja suami agak longgar. Aku juga buka kantornya di rumah dan keluar kalau ada sidang saja.  Tapi kalau aku dan suamiku sedang tidak bisa menemani si kecil ya kami titipkan dia ke utinya maksimal 5 jam. Lebih dari itu, biasanya anakku jadi lebih rewel dari biasanya. Kalau banyak kegiatan begini, kesehatan tidak bisa diremehkan. Satu keluarga harus sehat semua. Karena kami saling membutuhkan satu sama lain.

 

Kesibukanku Sebagai Active Mom

Lelah? Jangan ditanya. Apalagi, aku juga berperan di luar rumah dengan profesiku sebagai pengacara. Memang tidak mudah. Tapi yang bikin aku akhirnya melangkah, karena aku menyadari bahwa profesi ini juga amanah. Mereka yang butuh pertolongan, jelas tidak bisa aku tolak. Sempat ingin berhenti dari profesi ini, tapi namanya amanah kadang juga tidak bisa dihindari. Akhirnya, ya lakoni dengan sepenuh hati dan tanggung jawab.

Kebetulan juga saat pandemi ini, aku mendapatkan tugas sidang di Pengadilan Agama Sidoarjo dan harus pegi ke Surabaya karena ada keperluan. Was-was banget rasanya mau berangkat itu. Apalagi kalau dengar berita Sidoarjo dan Surabaya masuk zona merah. Antara ingin dan tidak ingin berangkat. Tapi gimana lagi, namanya pekerjaan tidak bisa aku tolak.

Pada masa ini, saat yang lain kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan, aku harusnya bersyukur karena masih dipercaya untuk menangani perkara. Akhirnya, aku terima perkara ini dan aku kerjakan sampai tuntas. Protokol kesehatan saat berada di luar rumah sudah pasti aku terapkan. Bolak-balik Madiun Sidoarjo aku tidak takut sakit. Selain berdoa meminta pelindungan dari Allah, ada ikhtiar yang aku lakukan untuk menjaga kesehatan di tengah kesibukan.

 

 

Caraku Tetap Sehat dan Bahagia Bersama Keluarga

Kesehatan itu memang anugrah dari Tuhan tapi kita juga harus menguasahakannya. Gaya hidup sehat dengan dukungan seluruh anggota keluarga, bagiku adalah kebaikan alami yang luar biasa. Aku sebagai Ibu, bisa berkarir di luar rumah juga atas izin suami. Tidak hanya sekedar memberi izin, suamiku memberikan dukungannya dengan menerapkan prinsip kerja sama dalam rumah tangga. Kerja sama itu termasuk dalam menjaga kesehatan diri sendiri untuk kebaikan bersama satu keluarga.

Sejak kecil, aku memang  jarang sakit. Tapi sejak SMP, aku selalu aktif dengan kegiatan-kegiatan di luar sekolah. Sekarang, rasanya jadi lebih mudah lelah. Aku sadar, dulu waktu kuliah tidak menerapkan pola hidup sehat. Kesehatan sepertinya menjadi investasi jangka panjang. Oke, sekarang kelihatan masih kuat aja. Tapi kalau tidak dikontrol bagaimana tahun-tahun berikutnya. Ya, aku tidak mau kalau gara-gara kelelahan jadi gampang sakit. Apalagi kondisi pandemi seperti sekarang ini.

Hikmah dari pandemi memang aku dan suami jadi lebih peduli soal kesehatan dan merawat diri. Tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk keluarga. Aku dan suami punya prinsip keluarga yang bahagia itu adalah keluarga yang sehat. Sehat secara jasmani maupun rohani. Maka, kami mengupayakan  gaya hidup sehat sebagai cara kami untuk tetap bisa beraktifitas setiap hari tanpa takut sakit.

Tidur yang Memuaskan

Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi. Bukan soal kualitas tapi juga kuantitas. Kurang tidur atau kurang istirahat bisa menurunkan aspek konsentrasi, memori, rasa lelah, dan badan yang tidak segar. Tentu saja ini akan mempengaruhi kinerja daya tahan tubuh dan kemampuan tubuh untuk melakukan berbagai aktifitas. Oleh karenanya, aku selalu mengusahakan untuk tidur 7 sampai 8 jam setiap harinya untuk mendapatkan kuantitas tidur yang cukup. Sedangkan untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, tentu harus diimbangi dengan pola hidup sehat yang lainnya. Alhamdulillah aku tidak menemukan kesulitan untuk mengatur jadwal tidur karena anakku sendiri tidurnya sudah teratur. Begitu juga dengan suamiku. Ketika pukul 19.30 anakku sudah tidur, aku dan suami mencukupkan maksimal pukul 22.00 agar keesokan harinya bisa bangun pukul 05.00.

Memperhatikan Gaya Makan

Status gizi menentukan kekuatan sistem imun dalam menangkal virus yang masuk dalam tubuh. Menurut ahli, zat gizi tersebut dapat diperoleh dari konsumsi makanan yang beragam dan seimbang, sesuai kebutuhan, tidak lebih dan tidak kurang. Pedomannya bisa mengacu pada pedoman Isi Piringku yang dianjurkan oleh Kementrian Kesehatan Indonesia. Antara lain berisi makanan pokok berupa karborhidrat, lauk pauk yang mendangung protein, buah-buahan serta sayur-sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral, dan tidak lupa minum air putih 8 gelas sehari. Aku juga masih belajar terkait ini karena dulu waktu masih single dan jadi anak kos, aku terbiasa makan seadanya tanpa berpikir kandungan gizinya. Nah, sekarang sudah jadi Ibu tidak hanya memikirkan diri sendiri saja tapi juga anak dan suami. Pastinya, aku tidak mau orang yang aku sayang tidak memperhatikan gaya makannya karena aku sendiri juga kurang memperhatikan gaya makanku.

Olahraga Teratur dan Benar

Olahraga bagi kami merupakan kebiasaan hidup sehar yang paling sulit dilakukan. Kami sebenarnya biasa olahraga renang sebelum pandemi.Kami berenang, di kolam renang umum. Setelah pandemi ini kami jadi jarang berenang karena takut berkerumun. Alternatif olahraga lain pun jadi pertimbangan. Aku mencoba senam sekarang. Tutorialnya dari youtube saja. Suami akhirnya juga ikut kadang-kadang. Memang olahraga ini harus diusahakan kalau ingin hidup sehat. Karena olahraga bermanfaat untuk meregangkan otot-otot yang kaku dan melancarkan peredaran darah.

Bersih-bersih

Aku beruntung memiliki suami yang suka dengan kebersihan. Jadi, aku tidak harus ngomel-ngomel karena rumah kotor atau berantakan. Biasanya, kami bagi tugas. Aku yang menyapu, suamiku yang mengepel. Eh, anakku ambil tisu basah buat lap-lap meja dan benda-benda sekitar. Alhamdulillah, bisa bersih-bersih rumah bersama. Tidak ketinggalan juga bersih-bersih tubuh. Mandi minimal dua kali sehari pasti tidak lupa, dong.

Punya Hobi

Menurutku, punya hobi itu penting. Hobi itu jadi sarana untuk kita bisa memanjakan diri dengan dunia kita sendiri. Hobi membuat kita lebih mengenal diri sehingga lebih bisa kontrol emosi. Hobiku tidak lain adalah menulis. Blog inilah yang menjadi wadahku menyalurkan hobiku. Setiap kali menangkap hal yang menjadi kegelisahanku, aku tulis di blog dan aku uraikan sampai menemukan penyelesaiannya sendiri membuatku bisa lebih tenang dan berpikiran waras. Karena itu yang dibutuhkan Ibu untuk bahagia. Hobi bukan berarti harus melakukannya sendiri. Bisa bersama dengan anggota keluarga yang lain. Kalau aku, biasanya aku yang nulis sedangkan suamiku yang ambil fotonya.

Nyeduh yang Sehat-sehat

Nyeduh minuman pagi hari, sudah menjadi kebiasaanku dan suami. Sebelum anakku lahir, pagi-pagi atau sore hari aku dan suami masih sempat bercengkrama di teras sambil nyeduh secangkir minuman hangat seperti kopi atau teh. Sejak aku kenal produk herbal satu ini, aku ajak suami acara seduh minumannya diganti dengan minuman herbal yang menyehatkan. Minuman herbal kan raciknya ribet, mana sempat bikin sendiri? Ada cara yang lebih praktis untuk minum minuman dari bahan herbal yang menyehatkan. Simak, ya!

 

#KebaikanAlamiHerbadrink Mendukung Kesibukanku Setiap Hari

 

Aku mulai jatuh cinta dengan herbadrink, sejak pertama kenal di awal tahun ini. Aktivitas sehari-hari yang padat, lebih menyegarkan ditemani #KebaikanAlamiHerbadrink. Tidak perlu khawatir konsumsi produk persembahan dari Konimex ini, karena sudah terdaftar di BPOM dengan nomer LP POM 00130084070817 dan tentunya sudah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia atau MUI.

Setiap variant Herbadrink, dikemas dalam satu box kecil. Setiap box terdiri dari 5 sachet Herbadrink dengan berat setiap sachetnya 25 gram yang terdiri dari butiran serbuk. Cara penyajiannya mudah banget. Setiap sachet Herbadrink dilarutkan dengan 150 ml air dingin atau hangat tergantung selera. Kemudian, tinggal seduh aja deh!

Pada kemasannya di pojok kiri atas, kita bisa temukan label jamu yang menandakan bahwa minuman ini merupakan sejanis minuman tradisional untuk kesehatan. Kekayaan alam Indonesia yang melimpah berupa rempah-rempah, sejak dulu dipercaya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Konimex mencoba melakukan penelitian terkait hal ini. Tim riset menyimpulkan bahwa minuman tradisional yang menyehatkan ini sebenarnya juga cocok untuk masyarakat modern yang semakin sibuk dengan berbagai aktivitasnya.

Oleh karenanya, hadirlah Herbadrink yang merupakan minuman herbal alami yang dibuat berdasarkan resep tradisional Indonesia, diproses menggunakan teknologi modern dengan mempertahankan manfaat alaminya. Dikemas secara praktis dan higienis, tinggal seduh, bersih, tanpa pengawet dan tanpa endapan dengan rasa yang enak dan segar. 

 

Variant Herbadrink Favoritku

Sebenarnya, ada 12 macam variant Herbadrink. Namun yang paling direkomendasikan untuk menjaga kesehatan serta daya tahan tubuh di tengah kesibukan kita sebagai Active Mom ada Sari Jahe, Wedang Uwuh, Temulawak, Kunyit Asam dan Kunyit Asam Madu. Pastinya, setiap variant memiliki manfaat yang berbeda tergantung kandungan bahan utamanya. Tinggal kita pilih paling sesuai yang mana.

 

Herbadrink Sari Jahe Sugar Free

Aku merekomendasikan Herbadrink Sari Jahe Sugar Free ini untuk dikonsumsi setiap pagi sebelum memulai aktifitas. Atau waktu malam hari lagi lebur kerjain tugas. Aapalagi yang Mom Blogger suka lembur malam. Minum ini selain bikin tubuh hangat juga bikin segar. Aku hampir setiap hari minum Herbadrink Sari Jahe ini karena sudah merasakan banget manfaatnya.

Komposisinya terdiri dari ekstrak jahe dengan rimpang jahe 1000 mg, ekstrak jahe enkapsulasi 100 mg dan bahan lainnya 7 g. Rasanya nyaman banget di tenggorokan dan tidak terlalu manis karena memang sugar free. Rasanya pas tidak terlalu pedas dan tidak getir di lidah. Penyajiannya juga mudah. Tinggal seduh. Paling enak dikonsumsi saat masih hangat. Apalagi musim hujan pas musim hujan. Seduh Herbadrink Sari Jahe begitu nikmat. Suamiku paling suka variant ini.

Berdasarkan informasi dari BPOM, menyebutkan bahwa minyak atsiri jahe berkhasiat sebagai imunomodulator melalui peningkatan produksi sel-B. Ternyata, konsumsi serbuk jahe 2 gram/hari dapat menurunkan terjadinya inflamasi. Jahe selain untuk menghangatkan tubuh juga berkhasiat untuk meredakan batuk pilek dan menyembuhkan masuk angin.

 

Herbadrink Kunyit Asam

 

Awal menstruasi dulu, Ibuku sering membuatkan aku kunyit asam untuk mencegah pegal-pegal pada waktu haid. Kunyit Asam secara turun temurun memang direkomendasikan untuk perempuan yang sedang menstruasi. Selain bisa mengurangi rasa nyeri saat haid, kunyit asam juga mampu melancarakan haid.

“Supoyo awake seger lan ora mambu amis,” tutur Ibuku saat memberikan minuman tradisonal itu. Aku ingat benar waktu sekolah dulu kalau  tidak minum kunyit asam waktu haid di sekolah badan terasa pegal akhirnya tidak fokus mengikuti pelajaran. Sekarang, Ibuku sudah jarang membuat kunyit asam sendiri karena memang pembuatannya ribet. Aku sendiri kurang tlaten kalau disuruh bikin. Untung aja ada Herbadrink Kunyit Asam yang praktis dan menyehatkan. Tinggal seduh beres.

Mengandung curcuma domestica Rhizoma ekstrak setara dengan 3 g rimpang kunyit, Tamarindi pulpa ekstrak setara dengan 1,75 g asam jawa, gula, dan bahan lainnya hingga 25 g. Sehingga khasiatnya tentu sama dengan kunyit asam yang Ibuku buatkan dulu. Perpaduan kunyit dan asamnya juga pas. Rasanya segar apalagi kalau ditambah dengan es batu yang dingin. Konsumsi ini waktu haid, bikin aktivitasku lancar karena tubuhku terjaga tetap segar.

Berkarya Lagi dengan Tubuh yang Penuh Energi

2020 sebentar lagi berakhir. Hampir sepanjang tahun 2020 ini, sebagian besar orang menghasbiskan waktunya di rumah. Aku sendiri meskipun masih ada sidang bahkan sampai di luar kota, juga tidak sepadat sebelum pandemi. 2021 sepertinya menjadi babak baru setiap orang dalam melangkah menapaki hidup ini. Adaptasi Kebiasaan Baru disebut-sebut sebagai ungkapan untuk menyambut semangat baru di tengah wabah virus corona yang tidak kunjung usai. Berbagai masalah selama pandemi sudah mendera berbagai kalangan. Ekonomi lesu, pendidikan yang tidak menentu, dan sederet peremasalahan lainya. Vaksin juga belum ditemukan. Sampai kapan meunggu vaksin datang?

Kita Harus Bangkit!

Tidak mungkin, kan hidup ini akan terus-terusan berjalan seperti ini. Adaptasi kebiasaan baru bukan berarti kita bebas sebebas-bebasnya melakukan aktivitas sehari-hari. Protokol kesehatan seperti memakai masker, rajin cuci tangan, dan tidak berkerumun tetap diterapkan untuh menyegah persebaran virus yang mematikan ini. Menjaga kesehatan merupakan kesadaran diri dengan membentuk gaya hidup sehat. Dan jangan lupa minum Herbadrik di sela-sela kesibukan yang padat.

 

 

Sumber :

 

Aku ingin bercerita tentang hukum yang bisa kita rasakan di sekitar kita dan hal-hal yang membuat hidup kita jadi lebih bermakna dan berwarna

22 Comments

  • Nurhilmiyah

    Lawyer Mom harus sering minum Herba Drink nih kayaknya soalnya begadang nyelesain gugatan trus besoknya musti ke PN kan active mom banget itu hehe…. tetap semangat ya, viva justicia!

  • Shyntako

    Pas banget nih lagi nyari yang memang buat bantu jaga daya tahan tubuh tapi yang praktis, eh nemu rekomendasi oke nih mba soal Herbadrink disini, walopun saya kurang suka jahe, tapi di masa kaya gini kayanya harus diteguk aja lah yaa demi kesehatan

  • Dian Restu Agustina

    Sukses dengan aktivitasnya ya Mbak Jihan..Menjadi pengacara yang amanah dan Insya Allah berkah
    Samaaa nih saya juga memercayakan kebaikan alami dari Herbadrink untuk aktif dan sehat saat pandemi. Praktis, tinggal seduh dapat manfaatnya

    • elva s

      Minum Herbadrink saat cuaca kurang bersahabat jadi menghangatkan tenggorokan ya mba.
      Apalagi saat bepergian keluar rumah, sangat cocok minum ini agar gak kembung ataupun masuk angin

  • BayuFitri

    Emang nih dimasa pandemi gini kesehatan itu yang utama ya mbak apalagi dengan kesibukaan yang tinggi. Semoga kita semua senantiasa sehat ya Tentunya dengan konsumsi rempah sehat dari Herbadrink ya mbak

  • Fadli Hafizulhaq

    Saya juga pernah konsumsi Herbadrink, yang Sari Jahe. Abis minum itu badan jadi terasa segar. Mantap nih minuman herbal yang praktis banget

  • Kangamir.com

    Saat ini yang saya butuhkan cuma 1. Tidur memuaskan. Pukul 21.00 tidur dan bangun pukul 05.00 tapi masih kurang juga karena tidur kurang berkualitas. Semoga 2021 ini menjadi lebih baik terutama dalam hal kesehatan. Amin

  • Bang Doel

    Suka nih sama varian Herbadrink Sari Jahe, manisnya pas, dan rasa jahenya gak main-main. Dan berdasarkan pengalaman emang bener kalo lagi lesu, daripada teh tubruk, mending minum Herbadrink Sari Jahe, lebih cepat pulihnya.

  • Andayani Rhani

    wah pas banget waktu musim hujan gini. menarik nih bund herbadrinknya apalagi yang varian sari jahe. nggak perlu khawatir lagi ya karena selain sudah BPOM juga sudah tersertifikasi MUI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *