Bisnis,  Hukum Bisnis

Antisipasi Gagal Bangunan dengan TOMPS Aplikasi Manajemen Proyek Jadi Lebih Efektif dan Efisien

Assalamu Alaikum Sahabat Jihan. Gagal Bangunan rupanya sering kali terjadi di industri Jasa Kontraktor. Ini merupakan masalah serius. Harusnya pelaksana proyek itu pakai TOMPS aplikasi manajmen proyek. Apa itu? Simak tulisanku sampai bahwah, ya!

 

Memahami Gagal Bangunan Sebagai Permasalahan Konstruksi yang Harus Diantisipasi

Sumber : Berbagai gambar di google

Fenomena gagal bangunan harus diminimalisir. Kontraktor merupakan posisi paling berat dalam masalah ini. Meskipun proyek sudah selesai misalnya, kontraktor masih dibebani dengan masa perawatan yang apabila suatu proyek mengalami gagal bangunan, kontraktorlah yang bertanggung jawab.

Gagal bangunan sendiri, sebenarnya bukan hanya istilah pada konstruksi tapi juga istilah hukum. Permasalahan tentang gagal bangunan ini, diatur dalam UU Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

Pengertian gagal bangunan menurut UU Jasa Konstruksi

Penyebab terjadinya gagal bangunan bisa jadi karena kesalahan dalam perencanaan pembangunan, kegagalan pada pengawasan pembangunan, kegagalan pada pelaksanaan bangunan, sampai kegagalan pada penggunaan bangunan.

Kalau praktisi hukum, menentukan suatu bangunan ini gagal bangun atau tidak itu dilihat dari adakah unsur-unsur gagal bangunan sesuai undang-undang. Dan kegagalan bangunan ini juga diperlukan penilaian dari ahli yang sudah ditetapkan oleh menteri.

Menurut Pasal 60 UU Jasa Konstruksi menyebutkan bahwa penyelenggara jasa konstruksi tidak memenuhi standar keamanan, keselamatan, kesehatan, keberlanjutan sesuai Pasal 59 UU Jasa Konstruksi, maka Pengguna jasa konstruksi dan atau Penyedia Jasa konstruksi dapat menjadi pihak yang bertanggung jawab terhadap kegagalan bangunan. Dalam pasal 59 UU Jasa Konstruksi, pun tertulis sebagai berikut :

Mengerikan juga dong kalau kontraktor tidak cermat. Dalam mengerjakan suatu proyek, tentu saja selain harus cermat juga harus sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan dalam kontrak.

Kebanyang nggak, sih kalau misal kontraktor ini proyeknya tersebar di berbagai kota. Terus dituntut harus cermat dan teliti meskipun udah wira-wiri.

Bisa jadi, ketidak cermatan muncul bukan karena ketidak pemahaman pelaksana proyek tapi justru karena kelelahan sehingga berakibat kurangnya hati-hati dalam melakukan pengawasan.

Mengkhawatirkan banget, kan. Apalagi ada sanksi kalau sampai suatu proyek terbukti gagal bangun. Bahkan jika gagal bangunan terdeteksi ada kerugian negara, bisa merembet hingga korupsi juga.

 

Sanksi Bagi Penyedia Jasa Konstruksi yang Mengalami Gagal Bangunan

Sesuai dengan pasal 63 UU Jasa Konstruksi, menyebutkan bahwa penyedia jasa wajib mengganti atau memperbaiki Kegagalan Bangunan yang dimaksud dalam Psal 60 apabila kesalahan disebabkan oleh penyedia jasa. Dalam hal ini kontraktor atau pelaksana proyek.

Jadi, kontraktor harus membayar ganti rugi apabila terjadi gagal bangunan. Kalau nggak mau bayar ganti rugi, sanksinya malah bisa merembet lagi seperti penghentian sementara layanan jasa, penghentian layanan jasa, denda administratif, bahkan sampai pencabutan izin usaha.

Bahkan kalau ditemukan adanya kerugian negara, bisa deh tuh terancam kena pasal korupsi. Bisa loh, kontraktor atau penyedia jasa konstruksi diseret dalam dugaan praktik korupsi pada suatu proyek.

Kalau sahabat Jihan yang kebetulan sekarang jadi manajer suatu proyek konstruksi atau handle suatu proyek konstruksi, nggak mau dong kena sanksi seperti itu. Bisa jatuh nama baik perusahaan atau nama baik pribadi sebagai kontraktor.

 

Infografis : jurnaljihan

 

Memanfaatkan Aplikasi Manajeman Proyek Untuk Kinerja yang Lebih Efektif dan Efisien

Era digital sekarang ini, menuntut bisnis untuk bekerja lebih cepat dan cermat. Oleh karenanya, efektifitas dan efisiensi kinerja suatu proyek menjadi penting. Kehati-hatian juga perlu menjadi prinsip dalam menjalankan suatu proyek agar tidak terjadi masalah di kemudian.

Apalagi jasa konstruksi,  ya. Seperti yang aku jelaskan di atas, kalau sampai salah perhitungan dan terjadi gagal bangunan tentu proyek bisa mengalami kerugian yang signifikan. Tidak mau dong itu terjadi. Oleh karenanya dibutuhkan alat atau tools untuk membantu kinerja proyek agar lebih efektif dan efisien.

Banyak sekali manfaatnya kalau menggunakan aplikasi maanajemen proyek dalam mengerjakan suatu proyek. Terlebih proyek yang lokasinya itu tersebar di berbagai wilayah, anggota timnya banyak, dan juga anggrannya nggak sedikit. Harus ada kehati-hatian dalam pelaksaannya.

Jadi, coba pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi manajemen proyek karena manfaatnya itu sebagus ini :

Membantu Memudahkan Penjadwalan Hingga Pelaksanaan Proyek

Pengerjaan proyek itu dimulai dari penjadwalan, pelaksanaan, hingga pemantauan. Rentang waktunya panjang. Susah kalau hanya dituliskan secara manual kemudian diumumkan pada tim. Harus ada sistem yang bisa melakukan penjadwalan ini lebih mudah dan bisa langsung diakses seluruh tim.

Menunjang Kerja Tim yang Baik

Suatu proyek pastinya dikerjakan oleh banyak orang, dong. Aku pribadi nggak kebayang betapa susahnya mengkoordinir banyak orang apalagi kalau harus cek pekerjaan satu-satu. Ini, sih pusing banget. Nah, dengan adanya aplikasi manajemen proyek setiap anggota tim bisa memantau secara langsung jalannya proyek. Setiap anggota tim juga jobdesknya bisa lebih diperjelas lewat aplikasi manajemen proyek. Kalau ada apa-apa bisa bergegas saling back up dan bantu.

Dokumen Bisa Diakses Lebih Mudah

Pekerjaan proyek tentu saja berkutat dengan dokumen-dokumen yang begitu menjemuhkan. Tiap progres pengerjaan ada saja laporan yang harus dihimpun. Kalau menggunakan cara tradisional, dokumen mudah tercecer dan setiap anggota tim susah mengakses. Dengan aplikasi manajemen proyek, dokumen bisa lebih tertata dan bisa diakses lebih mudah oleh anggota tim proyek.

Pantau Aggaran Efektif

Setiap beli material proyek, pasti ada tanda bukti pembayaran. Kadang kala itu, kalau nggak langsung disetorkan terus kelupaan. Tercecer gitu. Nah dengan adanya aplikasi manajemen proyek, setiap anggota tim kerja yang berkutat dengan material ini bisa langsung unggah bukti pembayaran di lokasi saat itu juga ketika membayar.

Pekerjaan Bisa Diremote Secara Efisien

Masa pandemi seperti ini, susah juga kan kalau harus wira-wiri. Apalagi kalau ada pembatasan perjalanan. Kalau sudah begini, perlu dong aplikasi yang membantu remote working jadi lebih mudah. Kadang, kan cuma lewat chating ataupun telfun dan group-group daring biasa, kurang efektif. Karena tidak memberikan infromasi secara sistematis seperti aplikasi manajemen proyek.

Mendelegasikan Tugas dengan Mudah

Kalau seluruh dokumen proyek bisa diakses dengan mudah oleh setiap anggota tim, pendelegasian pengerjaan proyek pun juga lebih mudah. Apalagi kalau ada data job desk setiap anggota tim. Pertanggung jawaban juga lebih bisa terorganisir dengan baik.

Meminimalisir Molornya Pengerjaan Proyek

Karena aplikasi manajemen proyek ini juga mencantumkan seluruh detail unit kerja, laporan perkembangan proyek, dan laporan penting lainnya membuat alur pengambilan keputusan bila ada masalah dan revisi pun dapat lebih cepat dilakukan. Antisipasi gagal bangunan, tentunya juga bisa makin dini dideteksi kemudian dicari solusi.

Prinsip Kehati-hatian Terlaksana Dengan Baik

Karena dokumen tersimpan rapi dalam aplikasi, laporan pun juga, dan SDM yang bersangkutan bisa remote pekerjaan, ketelitian dan kehati-hatian dalam melakukan pemantauan proyek bisa terlaksana dengan baik. Apalagi, kalau proyeknya tersebar di berbagai daerah yang bikin lelah di jalan akhirnya nggak fokus dan membuat perhitungan atau laporan yang salah. Dengan aplikasi manajemen proyek, masalah itu bisa teratasi.

 

TOMPS Aplikasi Manajemen Proyek

Antisipasi Gagal Bangunan Tingkatkan Efektifitas dan Efisiensi Kinerja SDM

Oh, jadi namanya TOMPS aplikasi manajemen proyek yang gapang banget diakses lewat mobile ataupun laptop itu ya? Yes, benar banget Sahabat Jihan. Aplikasi TOMPS ini udah canggih banget untuk membantu kita melakukan manajeman proyek supaya kegagalan bisa terantisipasi dengan baik.

TOMPS yang akan membantu kita membuat perencanaan, kelola, kontrol, serta evaluasi manajemen proyek kapanpun dimanapun. TOMPS juga membantu pengerjaan proyek dengan lebih transparan karena semua laporannya jelas terekam dalam satu genggaman.

Paling menarik, TOMPS ini juga mampu mengantisipasi adanya pekerjaan berulang. Bayangkan coba, kalau setiap waktu dimanapun dan kapanpun kita bisa mengecek jalannya proyek udah pasti kalau kelihatan ada masalah langsung gerak cepat. Bahkan kalau nggak ada masalah sekalipun, bisa langsung memantau rencana selanjutnya secara efektif.

Makin, yakin kan untuk menggunakan TOMPS dalam mengerjakan proyek? Aku kasih tahu juga keunggulan TOMPS supaya sahabat jihan yang kebetulan sedang mengerjakan proyek makin mantap menggunakan aplikasi TOMPS.

 

Keunggulan TOMPS

Presentase efektifitas dan efisiensi TOMPS dalam membantu kinerja proyek. Sumber : https://tomps.id

TOMPS memiliki fitur-fitur yang bisa membantu pelaksanaan manajemen proyek lebih efektif dan efisien. Kaitannya dengan gagal bangunan, TOMPS ini bisa membantu meminimalisir karena membantu kinerja proyek untuk lebih cepat mengumpulkan data sehingga masalah lebih mudah terdeteksi untuk segera dicari solusi.

Selain itu pengerjaan waktu dan pengecekan instalasi yang lebih cepat, membuat kinerja lebih efektif dan efisien menggunakan TOMPS. Jadi, bisa dikatakan keunggulan TOMPS itu seperti ini:

Membantu Manajemen Proyek

Mudah dalam mengatur penjadwalan, perencanaan, realisasi, hingga data investasi proyek.

Melakukan Manajemen Inventaris

Monitoring logistik hingga penggunaan material di lapangan.

Tempat Penyimpanan Dokumen

Dokumen dan data-data tersimpan secara aman, efisien dan teroganisir dalam sistem digital

Monitoring Secara Real Time

Menyediakan sistem online yang terintegrasi untuk memantau proyek secara real time

Meminimalkan Penyimpangan

Lebih transparan karena laporan yang bisa dilakukan secara berkala dengan bukti yang akurat dapat meminimalisir terjadinya penyimpangan.

Efisiensi Sumber Daya

Meminimalisir pembiayaan karena tenaga SDM yang efisien

 

Fitur-Fitur TOMPS untuk kinerja Proyek yang Lebih Efektif dan Efisien

TOMPS aplikasi manajemen proyek memiliki dashboard dan tiga fitur penting yang bisa dioptimalkan untuk membantu pengerjaan proyek menjadi lebih efektif dan efisien. Dashboard TOMPS begitu efektif karena memberikan data rangkuman seluruh proyek secara jelas. Sedangkan tiga fiturnya yang lain bisa dimanfaatkan untuk mengorganisir dokumen agar lebih tertata dan efisien.

 

Cara Mengakses TOMPS Aplikasi Manajemen Proyek

Berminat menggunakan aplikasi TOMPS? Sahabat Jihan bisa langsung berkunjung ke website TOMPS atau unduh aplikasinya di play store. Cari paket langganan yang sesuai dengan kebutuhan, kalau masih bingung bisa ajukan demo secara online. Sahabat Jihan juga bisa coba gratis dulu disini.

Baca Juga :
Hukum yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari

 

TOMPS Aplikasi Manajemen Proyek Untuk Segala Jenis Industri

TOMPS ini, sebenarnya tidak hanya untuk proyek konstruksi saja. Tetapi juga segala jenis proyek industri seperti :

  • Maritim
  • Logistik
  • Pemerintahan
  • Manufaktur
  • Agribisnis

TOMPS juga tidak hanya untuk industri skala besar aja, lo. Industri kecil juga bisa memanfaatkan aplikasi TOMPS ini. Intinya, industri yang mengerjakan suatu proyek dimulai dari proses perencanaan, organisasi koordinasi, dan kontrol pada sumber daya butuh banget aplikasi manajemen proyek seperti TOMPS ini. Tentu tujuannya agar pengerjaan jadi lebih efektif dan efisien.

Jadi tertarik kan, menggunakan TOMPS. Oke, langsung klik disini ya!

 

Sumber :

Tempo.co

UU No 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi

Website dan Blog TOMPS http://tomps.id

Lifestyle Blogger Indonesia yang tinggal di Madiun Jawa Timur.

12 Comments

  • Era Sapamama

    Wah, saya cukup kaget karena kasus Ernest ini menyangkut sebuah konsultan yang sedang naik daun. Semoga dengan menggunakan aplikasi Tomps tidak akan terjadi lagi hal-hal negatif seperti gagal bangun dan proyek yang terbengkelai ya.

  • Imawati Annisa Wardhani

    Mantep Mbak Jihan, lengkap ulasannya ya. TOMPS ini keunggulannya banyak banget ya, terus jangkauan proyeknya luas sampe ke maritiman segala bisa kepegang. Enak juga ada aplikasi semacam ini. Sekarang segala-gala ada aplikasinya ya..

  • nurulrahma

    Saya juga lumayan ngikutin kasusnya Ernest ini mba
    dan memang kudu diantisipasi ya, tentang gagal bangunan ini

    ahhh, untunglah ada TOMPS membantu banget utk manage proyek dgn baik

  • Maria Tanjung Sari

    Aku lihat gambar yang jembatan roboh itu bertanya dalam hati kok bisa jembatan sampai roboh gitu bagaimana ketike merencanakan dari awal. Tentu manajemen proyek ini sangat krusial ya mbak dalam menentukan proyek pembangunan apapun

  • Mutia Karamoy

    Wah urusan bangun rumah jadi lebih mudah ya dengan Aplikasi Tomps, meskipun sedang membangun rumah dilokasi yang berbeda dengan rumah yang ditinggalin sekarang, manajemen pembangunan rumahnya bisa terpantau dengan baik, soalnya seringkali banyak masalah terutama untuk urusan pembelian material karena tidak terkontrol dengan baik.

  • Nursini Rais

    Wah, ternyata komen saya tidak terkirim. Intinya cuman satu, Mbak Jihan. Apakah atap rumah yang bocor tidak dibaiki oleh developer termasuk gagal bangunan. Bisakah pemilik rumah nuntut secara hukum? Terima kasih.

  • Arinta Adiningtyas

    Suami saya arsitek, dan pas tau kasusnya Koh Ernest ya, ikut menyayangkan. Komplain ini itu dalam proses pembangunan sebenernya hal yang wajar, yaa.. Karena dalam pelaksanaan, kadang arsitek ngga bisa full melakukan pengawasan. Maka di situlah pentingnya komunikasi.

    Nah, sepertinya aplikasi Tomps bisa jadi salah satu langkah antisipatif agar tidak terjadi kecurangan di lapangan, ya, Mbak… Fair-fairan istilah mudahnya, karena semua laporan bisa dilihat di situ. Perkembangan pembangunannya sampai di mana, materialnya bagaimana, dll, bisa diakses oleh bagian perencana, pelaksana, juga kliennya.

  • Bayu Fitri

    Aplikasi manajemen proyek nih bisa bikin trasparan semua nya ya baik pemborong maupun yang punya bangunan khusunya kalau renov rumah duh puyeng biayanya bisa bengkak segede 2 nya..kalau pakai aplikasi manajemen proyek seenggaknya kita tau ya keluar masuknya uang dan kebutuhan bahan bangunan yg digunakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *