Bisnis,  Hukum Bisnis

Wajah Baru Pelabuhan Indonesia Untuk Ekonomi Lebih Maju

Assalamu Alaikum Sahabat Jihan, sebagai seorang Ibu aku suka membacakan anakku buku cerita sebelum tidur. Economic for babies menjadi buku favorit anakku. Ada halamannya menceritakan tentang bagaimana negara melakukan kegiatan ekonomi lewat gambar pelabuhan yang sibuk. Aku bilang, “Begitulah gambaran pelabuhan Indonesia, Nak.”Aku sendiri mengamati gambaran pelabuhan saat kuliah enam tahun lalu. Karena aku kuliah di Surabaya, Pelabuhan Tanjung Perak yang aku tahu. Waktu itu, mata kuliah Hukum Laut tidak seperti biasanya karena kami menikmati perkuliahan di luar kelas.

Tepatnya di atas Kapal TNI Angkatan Laut. Aku dan teman-teman kelas Hukum Laut, mengelilingi pesisir Tanjung Perak sambil menyimak penjelasan dari TNI tentang kekuatan Maritim Indonesia.

Pemandangan sekitar membuatku paham sekilas apa itu peti kemas. Dimana mereka melakukan bongkar muat, dan berbagai hal tentang kelautan. Salah satu bagian dari kelautan adalah pelabuhan. Menjadi penting karena pelabuhan memiliki peran sebagai roda perekonomian.

Kuliah hukum laut mampir di KRI Dewaruci setelah berkeliling Tanjung Perak

TNI Angkatan Laut bertugas menguatkan area Martitim agar aktifitas kelautan berjalan lancar. Sedangkan yang melakukan bongkar muat peti kemas, yang menyediakan kolam-kolam pelabuhan untuk berlabuh kapal-kapal perdagangan tadi adalah PT Pelindo.

Pelabuhan sepanjang pesisir Tanjung Perak yang aku saksikan waktu itu terlihat begitu sibuk di bawah naungan PT Pelindo III. Bisa dibayangkan bagaimana perekonomian suatu negara bergantung pada Pelabuhan yang tersedia.

Makna Pelabuhan Sebagai Kekuatan Perekonomian

Sumber gambar: Website Pelindo III

Indonesia merupakan negara kepualauan terdiri dari 17.000 pulau. Tentu saja pulau-pulau tersebut disatukan oleh lautan yang begitu luas. Sehingga bisa dikatakan transportasi laut menjadi jantung bagi perekonomian Indonesia.

Menurut data dari Kementrian Perhubungan Republik Indonesia, sebanyak 90% dari jalur perdagangan dunia diangkut melalui laut dan 40% dari perdagangan tersebut melewati Indonesia. Sehingga pelabuhan memiliki peranan sangat penting. Antara lain:

Pintu Gerbang Suatu Negara

Tentu saja, kapal-kapal tersebut akan berlabuh di Pelabuhan. Sehingga Pelabuhan begitu penting sebagai gerbang suatu negara.

Terselenggaranya Ekspor Impor

Sebagai jalur perdagangan utama, pelabuhan begitu penting dalam terselenggaranya ekspor impor. Pelayanan pelabuhan yang baik tentu akan memperlancar ekspor impor yang dilakukan.

Kelancaran Ekonomi Antar Pulau dan daerah

Indonesia sebagai negara kepulauan, tentu membutuhkan armada laut dan pelabuhan yang mumpuni untuk menunjang perekonomian antar pulau dan daerah.

Menampung Pangsa Pasar International

Karena laut Indonesia juga menjadi jalur perdagangan Intenasional, pelabuhan yang menarik akan menjadi sorotan tersendiri di lingkup Internasional.

 

Sejarah Pelabuhan Indonesia

Sebagai negara maritim, pelabuhan Indonesia berkembang dari zaman ke zaman. Tentu saja perubahan tersebut demi terselenggaranya pelayanan moda transportasi laut yang baik. Berikut sejarah pelabuhan Indonesia.

Permasalahan PT Pelindo Sebelum Merger

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, II, III, dan IV merupakan empat pelabuhan dengan manajemen dan wilayah kerja yang berbeda namun pelayanannya sama.

Keempat pelabuhan ini sama-sama memberikan layanan peti kemas dan bongkar muat di bawah naungan perusahaan yang berbeda. Karena berbeda, tentu saja sistem yang diterapkan berbeda.

Pelindo 1991 – 2020 (sebelum merger)

Ini menjadi kurang efektif karena sistem tiap wilayah kerja Pelindo berbeda, logistic cost jadi lebih besar dan birokrasinya juga lebih rumit.

 

 

Belajar dari Gajah Mada Satukan Nusantara

(Selama aku belum menyatukan Nusantara, aku takkan menikmati palapa (kesenangan). Sebelum aku menaklukkan Pulau Gurun, Pyulau Seram, Tanjungpura, Pulau Haru, Pulau Pahang, Dompo, Pulau Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, aku takkan mencicipi palapa).
Sumpah Palapa - Gajah Mada

Patih Gajah Mada terkenal dengan sumpah palapa untuk menyatukan Nusantara. Dalam Negarakertagama, dari buku Dinamika Islam Filipina, Burma, dan Thailand karya Choirul Fuad Yusuf (2013), kurang lebih ada 98 kerajaan berada di bawah Majapahit pada era pemerintahan Hayam Wuruk dan Gajah Mada.

Ternyata, kuncinya ada pada penguatan armada laut dan peningkatan kemanan di area maritim. Saking kuatnya armada maritim Majapahit ini, sampai beberapa sumber menyebut kerajaan ini sebagai Talasokrasi atau Kemaharajaan Bahari.

Terbukti kekuatan maritim, akan membawah persatuan Indonesia yang lebih kuat. Nah, tahun 2021 ini pemerintah berupaya memperkuat wilayah Maritim dengan menyatukan 4 Pelauhan Indonesia. Jadi, PT Pelabuhan Indonesia I s.d VI ini akan melakukan marger atau penggabungan.

 

Wajah Baru Pelabuhan Indonesia untuk

Ekonomi Lebih Maju

Sejak tahun 2020, PT Pelabuhan Indonesia sudah melakukan persiapan untuk merger. Seluruh kesiapan aspek mulai dari legal, keuangan, dan operasional sudah mulai ditata.

Disinyalir dari kompas.com Direktur Utama PT Pelindo II Arif Suhartono mengatakan targetnya pada akhir kuartal III tahun 2021 ini merger akan rampung. Wajah baru Pelabuhan Indonesia akan segara diluncurkan untuk Indonesia yang lebih maju. Seperti apa?

 

Sumber : Instagram Pelindo III

 

Pembagian seperti ini dirasa lebih efisien sehingga tiap-tiap sub holding Pelindo bisa fokus memberikan pelayanan terbaik di tiap bidang. Dan PT Pelindo sebagai holding company, lebih bisa menyelenggarakan sistem yeng lebih terpusat.

 

Merger? Apa Untungnya?

Sambil dikit-dikit belajar hukum dulu, ya. Merger ini sederhananya adalah penggabungan. Dari perusahaan yang berbeda manajement, bergabung menjadi satu kesatuan managemant.

Menurut Pasal 1 Ayat (9) UU PT memberikan pengertian merger atau penggabungan sebagai perbuatan hukum yang dilakukan oleh satu Perseroan atau lebih untuk menggabungkan diri dengan Perseroan lain yang telah ada yang mengakibatkan aktiva dan pasiva dari Perseroan yang menggabungkan diri beralih karena hukum kepada Perseroan yang menerima penggabungan dan selanjutnya status badan hukum Perseroan yang menggabungkan diri berakhir karena hukum.

Hal ini, biasa dilakukan karena suatu perusahaan memiliki kesamaan dengan perusahaan yang hendak diajak merger ini. Sehingga untuk memperkuat pelayanan dan sistem bisnis, merger dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek seperti legal, keuangan sampai operasional.

Karena sudah jadi satu, tentu jajaran direksi dan komisarisnya juga jadi satu. Tentu saja, dengan adanya marger yang seperti ini memberikan keuntungan yang begitu besar bagi Negara, BUMN dan masyarakat sendiri.

Sumber bahan : jawapos.com

 

Pelindo Bersatu untuk Indonesia Maju

“Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh”

Begitu kata pepatah lawas yang menggambarkan betapa indahnya persatuan dan kesatuan apabila diterapkan. Seperti satu batang lidi yang akan lebih bermanfaat jika digabungkan dengan lidi-lidi lainnya. Menjadi sapu dan membantu membersihkan rontokan daun yang berserakan.

Pelindo terintegrasi akan memberikan manfaat yang lebih besar terhadap kemajuan Indonesia. Pembiayaan yang lebih ringan, investasi yang semakin tinggi, ekspor impor yang melaju pesat dan kolaborasi yang saling memberikan manfaat. Kita dukung Pelindo Bersatu Untuk Indonesia Maju.

Sumber :

  • https://www.youtube.com/watch?v=misGsal3o50&t=33s
  • https://tirto.id/sejarah-kehidupan-ekonomi-kerajaan-majapahit-faktor-pendukungnya-gee5
  • https://indomaritim.id/pelabuhan-pengertian-dan-fungsinya/
  • Chanel Youtube Kementrian BUMN RI
  • Website dan Media Sosial Pelindo I, II, III, dan IV
  • jawapos.com
  • kompas.com

Lifestyle Blogger Indonesia yang tinggal di Madiun Jawa Timur.

One Comment

  • Fanny_dcatqueen

    Aku jadi belajar banyak ttg Pelindo dan sejarah maritim Indonesia :). Bacanya aja merasa bangga karena maritim kita yang luas, ditambah mergernya Pelindo supaya bisa lebih maju dan fokus ke bisnis. Ga semata dikuasain oleh orang tertentu, yg bikin BUMN jadi mesin uang doang.

    Aku juga tertarik pas baca buku economics for babies. Aku JD pengen cari buku nya mba. Menarik juga , jadi bisa ngajarin ke anak2 dengan cara simple dan mudah mereka pahami ttg perekonomian negara. Aku sendiri suka baca, tapi kdg menjelaskan sesuatu yg rumit seperti itu suka gagap juga :p.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *