Love

Disinilah aku menulis tentang refleksi diri sebagai pengacara dan ibu yang juga mengemban peran lain di masyarakat. Tulisan pada katagori love lebih banyak menuliskan tentang perasaan, refleksi, cinta diri, beberapa diantaranya perjalananku dalam menulis serta hobi lain yang sifatnya menjaga kewarasan diri dan kesehatan mental serta ketenangan spiritual. Refleksi Diri Sebagai Pengacara, ibu, dan perempuan biasa aku tuliskan disini sebagai bentuk rasa syukur atas diriku sendiri. Dimana rasa syukur itu, tentu saja membuatku lebih bisa menghargai dan mencintai diri sendiri. Bisa dibilang, dalam katagori ini aku lebih banyak menuliskan tentang bagaimana aku menemukan ketenangan hidup, kisah inspiratif, dan pengalaman spiritual.  

  • Love

    Bertumbuh Bersama Jurnal Jihan Lahir Sebagai Blogger Daerah

    Aku pernah mempunyai impian menjadi pembawa acara televisi dan mewawancari berbagai macam orang. Impian tersebut sempat terwujud beberapa tahun lalu sampai akhirnya, saya memutuskan jalan lain yaitu menjadi pengacara. Alasannya kenapa? Aku sudah pernah cerita di IGS Instagram. Oh ya, ketika Najwa Shihab sempat booming dengan Mata Najwanya, terbelesit di pikiranku untuk menemukan nama acara yang memiliki rima yang enak dilafalkan. Akhirnya, tahun 2020 Jurnal Jihan Lahir Sebagai Blogger Daerah Madiun dan Sekitarnya.

  • Love

    Apakah Menikah itu Harus?

    Semalem aku nonton film pendek di youtube judulnya Kisah 3 Tahun diproduksi oleh Chandu Studio. Pemeran utamanya dua orang pasangan muda laki-laki dan perempuan yang digambarkan tinggal dalam satu rumah. Awalnya, aku pikir mereka punya ikatan pernikahan.

  • Love

    Penting Mencintai Diri Sendiri Sebelum Mencintai Orang Lain

    “Jangan menikah dulu sebelum kamu tahu bagaimana cara membahagiakan dirimu,” begitu biasanya pesanku sama teman, adik atau orang yang sedang curhat soal kegalauannya menjelang pernikahan. Ya menikah bukan untuk membahagiakan diri, kan. Namun ketika kita menikah untuk membahagiakan pasangan, itu membuatĀ  bahagia kita jadi berlipat-lipat. Lah, untuk bisa membahagiakan orang lain maka harus mampu membahagiakan dirinya sendiri.

  • Love

    Ketika Setengah Hati Dalam Menulis

    Minggu-minggu ini keimananku dalam hal menulis mulai menurun. Salah satu penyebabnya memang karena anakku lagi agak demam. Selain itu, aku dan suami berencana melakukan eksekusi rencana besar. Rasanya energi habis karena perhatian udah dicurahkan pada dua hal yang aku sebutkan itu tadi. Padahal, perjalanan Odop masih panjang.